They rebound throughout epochs of equanimity. Mankind, hitherto soothed into the solace of easement, agonised against the titans once more. Nobody could comprehend how these titans had reverse after centuries.


THE ORIGIN: To You, in 2000 Years.

<aside> đź«€

Halo, apa kabar? Selamat datang di Ruang Perkenalan Seorang Gadis Biasa. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca secarik halaman perkenalan ini. Pasti tidak mudah untuk sampai di sini, ya? Ada bertumpuk lembar halaman lain yang perlu kamu baca, sebelum akhirnya perhatianmu tertuju pada setitik halaman usang ini. Maaf, mungkin memang tidak semenarik milik orang lain. Namun, tolong bertahanlah sedikit lebih lama, hanya sampai akhir halaman ini saja—setelahnya, kamu bebas menentukan langkahmu selanjutnya. Entah akan tetap tinggal, meraih tanganku, dan berdansa bersama. Atau pergi meninggalkan ruang yang biasa-biasa saja ini. Duduklah, beristirahatlah dengan santai sejenak.

Emma Adaline, begitulah aku menyebut diri. Tak banyak yang mengenal aku, tetapi itu bukan masalah besar. Kamu boleh memanggilku sesukamu, apapun panggilan darimu akan aku terima dengan penuh bahagia. Aku bukan pejabat pun koruptor yang namanya tersohor. Meski begitu, aku harap kamu tetap bersedia sedikit mengenalku lebih jauh. Terlahir kala rasi bintang menunjukkan pola kembar: Gemini. Aku dianugerahi sifat manis dan penyayang oleh semesta. Jangan takut, jangan pula khawatir. Meski terlihat garang, sejatinya aku memiliki kehangatan yang cukup untuk melindungimu dari dunia yang dingin. Lenganku cukup panjang dan kokoh untuk merengkuh segala rapuhmu, hatiku cukup lapang untuk menerima segala kelebihan dan kekuranganmu, dan telingaku cukup besar untuk mendengarkan segala keluh-kesahmu. Aku fasih dalam melantunkan untaian kalimat afektif untuk menenangkan badai dalam kepalamu. Pun aku sangat mahir dalam memadatkan waktu dan menghentikannya sejenak untuk menemani kegelisahanmu. Layaknya hembusan angin yang lembut, kasih sayangku bisa menghalau segala duka yang bercokol di hatimu.

Tentang urusan kencan, tidak perlu terlalu dipikirkan. Aku punya banyak cara untuk menghabiskan waktu bersama denganmu selama yang aku mau. Tak akan pernah ada kata bosan yang mampu terselip dalam pikiranmu saat bersama denganku, aku jamin seribu miliar persen. Sebab, kepalaku menyimpan segudang pengetahuan yang bisa aku bagikan bersama. Kita bisa membicarakan tentang berbagai hal: mulai dari hal remeh hingga konspirasi dunia. Aku tahu semuanya. Saat kamu mulai lelah dengan segala intrik intelektual, kita bisa mengistirahatkan pikiran sejenak dengan bercanda bersama. Meski terlihat anggun dan manis, diam-diam aku ini komedian. Aku bisa mengusir segala sedih dan gelisah di hatimu lewat banyolan konyol dan percakapan absurd kita. Lantas, bagaimana jika aku yang bosan? Saat kesenangan mulai pergi menjauh dari tempat kita berdiri, mungkin sudah waktunya beranjak menuju tempat lain yang lebih menyenangkan. Hidup ini tidak selalu berputar pada kenyataan. Ada kalanya, kita perlu mengimajinasikan kehidupan yang lain melalui sebuah fiksi—buku dan film. Aku bisa menghabiskan seluruh sisa hidupku berdiam diri dalam sebuah perpustakaan atapun bioskop tanpa batas. Boleh jadi, aku tak mengerti banyak tentang dunia perfilman. Namun, jika itu tentangmu, aku mau mengenal dan mempelajarinya.

Jadi, bagaimana? Apakah tertarik untuk meraih tanganku dan melangkah bersama menuju perjalanan baru?

</aside>


The Collapse Of Revetment.

Shattered the whole sagacity of salvation, flamboyant fearful humankind from their districts to the secondary barricades beyond.

Soldier’s Availability.

  1. Kind of basic request: change display name, biography, personality, and typing.

  2. Furthermore, available dates: listening date, movie date, game date (on @.Gamee or Genshin), reading date, writing date, and study date.

  3. For real-life things: PAP without face, and OTP muted.

  4. And N/SFW services: dirty talk and literature ENG/INA based.

  5. Others: Literature SFW ENG/INA based, IC fictional characters (anime, manga, manhua, manhwa, game, and others).


Amidst The Mayhem.

Whilst the thousands fled, the adolescent youth absorpt paralyzed—forceful to witness as her mother was devoured by a titan, its grotesque smile engraved inside his chronicle forevermore. Impuissant, she guarantee hereafter she’d arise and requite.